Selamat Bahagia, Blogger

Hay, salam hangat dariku. Dari orang yang kembali rindu menulis bebas tanpa batasan dan lari dari dunia nyata yang berbeda. Bukan kali pertama aku bermain di dunia per-bloggeran ini. Beberapa tahun lalu yang lalu, pernah sebuah blog alay mengudara dari akun ini. Hahaha, masa kelam. Dimana jaman dulu alay merupakan kebanggaan, benar? Ya memang. Ketika masa-masa SD, SMP ke-alay-an itu bagai kehebatan yang dengan mudah dipamerkan tanpa berpikir besok beberapa tahun kedepan berbalik memalukan, Ah sudahlah.

Diatas aku berbicara tentang dunia yang fana. Fana? Fana Merah Jambu kah? Bukan. Sebuah dunia nyata yang penuh fantasi dari seorang anak muda ini bisa dirasakan fana. Semua serba abu-abu. Bukan berarti tak bertarget, malah berbalik. Target itu yang terus menggerogotiku hingga terlihat seperti manusia useless yang penuh ambisi. Mungkin beberapa dari kalian pernah merasakannya, dimana kehidupan nyata kalian tak se-asyik dunia bayangan dan target kalian. Sering kali semua bayangan itu tersusun rapih, tapi apa daya. Dunia itu luas, termasuk di Asia, terlebih di Indonesia, dan kini Yogyakarta. 

Apa yang kalian pikirkan jika menjadi seorang yang berbeda di tengah mayoritas yang bersama? Ingin membaur namun terlalu berbeda, ingin menyendiri tapi teramat sosial sifat manusia. Ya, mungkin seperti itu yang aku rasa. Seperti durian, jika dia berada di tempat yang tepat maka dia akan digemari. Jika berada di dunia yang salah, di terima pun tidak sebelum di buang. Taukah tak selamanya menjadi durian itu hanya hitam dan putih? Putihnya pun kadang menyakiti yang lainnya oleh duri-duri yang tertanam dalam fisik.

Izinkan aku bermain dalam dunia baru yang berbasis jaringan kafe pinggir kota, namun mengudara hingga manca-negara ini. Ide-ide, tulisan, atau keluh kesah ini biarkan hanya tertulis dalam selayar media. Tanpa menjadi superior, bermain bersama dalam kata dan menikmati indahnya paragraf semoga menjadi teman baru "manusia berbeda" ini, di luar dunia asli yang penuh kepalsuan. Salam Berbeda!


02-02-18
-andrnf-

0 Comments:

Post a Comment